Pemikiran Pendidikan Akhlak Syaikh Muhammad Al-Basyir Al-Ibrahimi dan Relevansinya Bagi Pendidikan Agama Islam Kontemporer
Moral Education Thought Of Shaykh Muhammad Al-Basyir Al-Ibrahimi and Its Relevance To Contemporary Islamic Religious Education
DOI:
https://doi.org/10.58230/6qk4c304Keywords:
Pendidikan Akhlak, Syaikh al-Ibrahimi, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan KarakterAbstract
Pendidikan Agama Islam menghadapi tantangan untuk memastikan bahwa pemahaman nilai keagamaan peserta didik terwujud dalam perilaku sehari-hari. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran pendidikan akhlak Syaikh Muhammad al-Basyir al-Ibrahimi dalam wasiatnya kepada para pendidik dan menelaah relevansinya bagi Pendidikan Agama Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan melalui kajian pemikiran tokoh. Data diperoleh dari karya al-Ibrahimi sebagai sumber primer dan dianalisis dengan analisis isi kualitatif. Hasil analisis menunjukkan lima tema utama, yaitu pendidikan akhlak sebagai fondasi pendidikan, pembentukan karakter sejak usia dini, keteladanan guru, sinergi keluarga dan sekolah, serta pendidikan akhlak dan tanggung jawab sosial. Kelima tema tersebut menunjukkan bahwa pendidikan akhlak mencakup hubungan antara pengetahuan, pembiasaan perilaku, keteladanan pendidik, lingkungan keluarga, dan tanggung jawab terhadap masyarakat. Pemikiran tersebut relevan secara konseptual bagi Pendidikan Agama Islam kontemporer, terutama dalam menghubungkan pengetahuan keagamaan dengan pengamalan nilai, memperkuat integritas guru, membangun kemitraan keluarga dan sekolah, serta menumbuhkan tanggung jawab sosial peserta didik. Penelitian ini terbatas pada analisis tekstual dan konseptual sehingga efektivitas penerapannya masih memerlukan penelitian empiris.
Downloads
References
Al-Ibrahimi, M. al-B. (1997). Āṡār al-Imām Muḥammad al-Basyīr al-Ibrāhīmī (A. T. al-Ibrahimi, Comp.; 1st ed., Vols. 1–5). Dār al-Gharb al-Islāmī.
Ansori, Y. Z., Nahdi, D. S., & Saepuloh, A. H. (2021). Menumbuhkan karakter hormat dan tanggung jawab pada siswa di sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(3), 599–605. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1120
Aopmonaim, N. H., Babo, R., & Muhajir. (2023). Pendidikan karakter dalam lingkungan keluarga dan sekolah untuk mengatasi degradasi moral peserta didik SD IT Insan Cendekia Kota Baubau. Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 9(2), 303–313. https://doi.org/10.35326/pencerah.v9i2.3131
Astuti, S., Pramudiani, P., Masykuroh, K., & Ulfah, S. (2021). Sinergitas guru dan orang tua dalam integrasi nilai karakter pada pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 117–133. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i1.38898
Azzarima, M., Pratama, H. R., & Settiya, M. W. (2023). Implementasi pendidikan karakter kejujuran pada peserta didik di lingkungan sekolah dasar. Prosiding Conference of Elementary Studies (CES) 2023. https://journal.um-surabaya.ac.id/Pro/article/view/19757
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2004). Research-based character education. The ANNALS of the American Academy of Political and Social Science, 591(1), 72–85. https://doi.org/10.1177/0002716203260082
Darmawan, D., & Wijayanti, E. (2026). Lingkungan sekolah dan dukungan orang tua dalam pembentukan karakter disiplin siswa. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 197–223. https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i2.5484
Faelasup, & Handayani, R. (2025). Implementasi pendidikan karakter dalam menumbuhkan kepedulian sosial siswa madrasah tsanawiyah. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 605–614. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1298
Gameel, D. M. G. A.-S. A.-A. (2021). A content analysis of Sheikh Muhammad Al-Bashir Al-Ibrahiemi’s educational philosophy as shown in his work titled “A guide to teachers.” Majallat Al-‘Ulūm Al-Insāniyyah Wa Al-Ijtimā‘Iyyah, 2(2), 33–61. https://asjp.cerist.dz/en/article/156189
Gani, A., Oktavani, M., & Suhartono. (2024). Pendidikan agama Islam: Fondasi moral spiritualitas bangsa. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 11(3), 289–297. https://doi.org/10.30599/jrek7951
Jaya, I. S., & Malli, R. (2019). Pengembangan kecerdasan emosional pada anak dalam perspektif pendidikan Islam. PILAR, 10(2). https://doi.org/10.26618/swvg6847
Kamal, K. A. (2023). Implementasi sikap toleransi siswa di sekolah dasar. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 8(1), 52–63. https://doi.org/10.22437/gentala.v8i1.21938
Kamila, Z. N., Rizal, A. S., & Azis, A. A. (2025). Strategi kolaborasi orang tua dan guru dalam penguatan pendidikan akhlak remaja di era digital (Studi pada SMKN 1 Blora). Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 7839–7848. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i2.2940
Khairat, A., Umar, M. I. A., Fuaddin, I., Mardhiyah, L., & Yarhamna. (2026). Investigating Islamic education teachers as role models in character formation and professional ethics. Research Journal on Teacher Professional Development, 4(1), 167–182. https://doi.org/10.21580/rjtpd.v4i01.30480
Khotimah, P. H., & Ahid, N. (2026). Pengembangan kurikulum pendidikan karakter dalam membangun kepribadian peserta didik. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 4(3), 1341–1353. https://doi.org/10.61104/ihsan.v4i3.7937
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Magdalena, Endayana, B., Pulungan, A. I., Maimunah, & Dalimunte, N. D. (2021). Metode penelitian untuk penulisan laporan penelitian dalam ilmu pendidikan agama Islam (1st ed.). Penerbit Buku Literasiologi.
Maghfiroh, E. N. A., Junaidi, M., & Sholikhah, K. (2025). Keteladanan guru sebagai cara internalisasi pendidikan karakter disiplin dan tanggung jawab di SMP Wahid Hasyim Sumberwudi. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 7(8), 2353–2362. https://doi.org/10.47467/reslaj.v7i8.9264
Mazouzen, S. (2019). The educational thinking of Bashir Al-Ibrahimi (1889–1965). Majallat Mīlāf Lil-Buḥūth Wa Al-Dirāsāt, 6, 153–166. https://asjp.cerist.dz/en/article/106085
Pangestuti, F. A., & Atika, F. N. (2025). Integrasi nilai gotong royong dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Al-Ikhlas, 2(1), 1–9. https://jurnalal-ikhlas.com/PPAI/article/view/42
Rahma, V. P. N., Putri, Y. N., Hafiza, N., & Sari, O. P. (2025). Analisis model keteladanan dan penggunaan bahasa guru dalam pembentukan karakter peserta didik di SDN 024 Rambah Samo. Jurnal Lazuardi, 8(4), 155–165. https://doi.org/10.53441/jl.vol8.iss4.296
Ramadhani, N., & Musyarapah. (2024). Tujuan pendidikan Islam dalam membentuk generasi berakhlak mulia. Jurnal Pendidikan Nusantara, 3(2), 78–91. https://doi.org/10.55080/jpn.v2i2.88
Rozi, B. (2025). Peran pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter religius dan moral siswa. Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa, 3(1), 122–134. https://doi.org/10.38073/pelita.v3i1.3748
Rukmandari, O. D., Mariyana, R., & Listiana, A. (2025). Keteladanan dan pembiasaan sebagai landasan strategi guru dalam pembentukan karakter anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 1590–1600. https://doi.org/10.37985/murhum.v6i2.1710
Safiqo, T., & Ghofur, A. (2025). Peran guru pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter religius peserta didik di era digital. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 81–90. https://journal.uniga.ac.id/index.php/JPAI/article/view/43026
Safitri, S. D. (2024). Strategies for strengthening character education through the integration of Islamic values: The role of teachers as role models in the context of contextual learning. AFKARINA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(1), 11–22. https://doi.org/10.33650/afkarina.v9i1.9395
Sholehah, R., Rosyidah, L., & Imania, E. (2025). Peran strategi pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter peserta didik yang religius, toleran, dan berakhlak mulia di era globalisasi. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(8), 110–117. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i8.564
Sit, M., Hasri, A., & Adhila. (2025). Metode keteladanan untuk membentuk karakter anak perspektif psikologi Islam: Analisis literatur. PrimEarly, 8(2), 262–276. https://doi.org/10.37567/primearly.v8i2.4574
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (19th ed.). Alfabeta.
Wulandari, A. A., Safitri, E., Andozi, D., & Hariry, S. (2025). Pendidikan karakter melalui pendidikan agama Islam: Upaya membangun generasi berakhlak mulia (menonjolkan pembentukan karakter melalui PAI). Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(2), 70–78. https://ojs.ruangpublikasi.com/index.php/jpim/article/view/698
Zaini, A. W. (2024). Beyond the curriculum: Exploring the influence of Islamic values and teacher role models on student character formation. AFKARINA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(1), 23–34. https://doi.org/10.33650/afkarina.v8i2.9389

