Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Madrasah Aliyah: Analisis Kesenjangan Antara Kebijakan dan Praktik Pembelajaran

Implementation of The Love-Based Curriculum in Madrasah Aliyah: A Gap Analysis Between Policy and Learning Practice

Authors

  • Kamal Hasuna Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Rabiatul Adawiyah Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Citra Bunga Aulia Universitas Islam Negeri Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.58230/qmr7hx65

Keywords:

Kurikulum Berbasis Cinta, Panca Cinta, Implementasi Kurikulum

Abstract

Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dikembangkan Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan nilai mahabbah ke dalam proses pendidikan. Sebagai kebijakan yang relatif baru, implementasi KBC perlu dikaji untuk menilai kesesuaian antara gagasan normatif dan praktik di madrasah. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis implementasi KBC pada jenjang Madrasah Aliyah, yang meliputi integrasi nilai Panca Cinta dalam dokumen kurikulum; pemahaman, persepsi, dan kesiapan guru; pengalaman peserta didik; serta faktor pendukung dan penghambat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di MAN Kota Banjarbaru dan MAN 1 Tabalong. Data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Panca Cinta telah terintegrasi dalam dokumen kurikulum, tetapi tingkat integrasinya belum seragam. Guru menunjukkan pemahaman, persepsi positif, dan kesiapan awal, tetapi masih terdapat kesenjangan antara pemahaman konseptual dan praktik pedagogis. Peserta didik memperoleh pengalaman spiritual, sosial, dan belajar yang positif, meskipun internalisasi nilai memerlukan refleksi yang lebih mendalam. Implementasi didukung oleh kepemimpinan, penguatan kompetensi guru, kolaborasi ekosistem pendidikan, dan budaya madrasah, sedangkan keterbatasan kesiapan guru dan beban administratif menjadi hambatan. Temuan ini berimplikasi pada penguatan kapasitas guru, mekanisme refleksi dan evaluasi, serta integrasi nilai Panca Cinta yang lebih sistematis. Penelitian ini terbatas pada dua madrasah aliyah negeri sehingga temuannya belum dapat digeneralisasikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anisa, S., Noor, M., & Andayani, S. (2026). Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta melalui metode deep learning (mindful, meaningful, joyful) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di MIN 10 Bandar Lampung. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 4(2), 378–395. https://doi.org/10.54066/jupendis.v4i2.4002

Birt, L., Scott, S., Cavers, D., Campbell, C., & Walter, F. (2016). Member checking: A tool to enhance trustworthiness or merely a nod to validation? Qualitative Health Research, 26(13), 1802–1811. https://doi.org/10.1177/1049732316654870

Carter, N., Bryant-Lukosius, D., DiCenso, A., Blythe, J., & Neville, A. J. (2014). The use of triangulation in qualitative research. Oncology Nursing Forum, 41(5), 545–547. https://doi.org/10.1188/14.ONF.545-547

Chen, M.-K., & Shih, Y.-H. (2025). The implications of Nel Noddings' ethics of care for fostering teacher-student relationships in higher education. Frontiers in Education, 10, Article 1602786. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1602786

Crowe, S., Cresswell, K., Robertson, A., Huby, G., Avery, A., & Sheikh, A. (2011). The case study approach. BMC Medical Research Methodology, 11, Article 100. https://doi.org/10.1186/1471-2288-11-100

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075

Fahmi, A. G. A. W., Syahid, A. S. M., & Hunaida, W. L. (2026). Analisis pergeseran paradigma disiplin kelas dalam pendidikan agama Islam: Dari Kurikulum Merdeka menuju pendekatan kurikulum cinta. Paedagogie, 21(1), 1201–1210. https://doi.org/10.31603/paedagogie.v21i1.16386

Febiana, A. R., Maharani, D. A., & Huda, M. N. (2025). Kurikulum Berbasis Cinta sebagai strategi perencanaan ekosistem pembelajaran mendalam: Model, tantangan, dan implementasi. Proceedings of the Annual Islamic Conference for Learning and Management (AICLeMa), 2, 218–231. https://doi.org/10.15642/AICLeMa.2025.2.218-231

Firdaus, A., Rizki, H., Afifah, Y., Sahanata, M., & Kumala Dewi, F. (2026). Peningkatan kompetensi guru melalui workshop sinergi Kurikulum Berbasis Cinta dan pembelajaran mendalam (deep learning) di MA Laboratorium Kota Jambi. Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 113–122. https://doi.org/10.54082/jippm.1168

Guest, G., Bunce, A., & Johnson, L. (2006). How many interviews are enough? An experiment with data saturation and variability. Field Methods, 18(1), 59–82. https://doi.org/10.1177/1525822X05279903

Hikmah, A. D. (2026). What is happening with the Love-Based Curriculum (KBC)? Unpacking the problems in the early stage of implementation. El-Fata: Jurnal Ilmu Tarbiyah, 6(1), 125–136.

Hilmin, H. (2024). Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam Kurikulum Merdeka Belajar pendidikan agama Islam. Muaddib: Islamic Education Journal, 7(1), 37–45. https://doi.org/10.19109/muaddib.v7i1.24478

Julita, I., Neviyarni, N., & Nirwana, H. (2025). Strategi meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Observasi: Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi, 3(3), 133–139. https://doi.org/10.61132/observasi.v3i3.1362

Kurnia, R., Abidin, M., Suryani, L., Marlina, L., & Febriyanti. (2025). Penerapan kurikulum cinta sebagai strategi membangun empati peserta didik di era digital. Journal of Innovative and Creativity, 5(3), 29879–29888. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i3.4488

Longmuir, F., & McKay, A. (2024). Teachers workload strain: Considering the density as well as the quantity of teachers work. Curriculum Perspectives, 44(4), 561–565. https://doi.org/10.1007/s41297-024-00279-2

Mappe, S. A. A., & Sakka, A. R. (2025). Integrasi konsep mahabbah dalam pembelajaran. EDULEC: Education, Language, and Culture Journal, 5(2), 204–216. https://doi.org/10.56314/edulec.v5i2.343

Mukaromah, N., Abila, A. R., Nuranggraeni, R. D. R., Jahlia, E., Destita, S., & Abdurrahmansyah, A. (2025). Permasalahan dan tantangan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Basicedu, 9(5), 1633–1641. https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i5.10765

Nasution, A. T., Rahmanita, B. N., Muzaini, M. C., & Shaleh, S. (2023). Pengembangan assesmen afektif. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 2841–2853. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.961

Nisa, E. N. (2021). Pendidikan karakter dan keteladanan guru dalam kepribadian siswa. Qathruna, 8(2), 22–41. https://doi.org/10.32678/qathruna.v8i2.5306

Noddings, N. (2012). The caring relation in teaching. Oxford Review of Education, 38(6), 771–781. https://doi.org/10.1080/03054985.2012.745047

Norman, E. (2024). Exploring teacher workload challenges in the Merdeka Curriculum era: A NASA-TLX-based analysis of administrative task impact on performance and well-being. Proceedings of the International Conference on Education, Society and Humanity, 2(2), 827–835. https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/icesh/article/view/10110/3840

Nugraha, L., Maharani, A., Zainuri, A., & Hamzah, A. (2025). Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Madrasah Ibtidaiyah di Kota Palembang: Sebuah studi literatur. El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 8(2), 100–111. https://doi.org/10.54125/elbanar.v8i2.884

Özüdoğru, F., & Sakallıoğlu, G. (2026). Teachers' curriculum fidelity: Analyzing how teachers implement and adapt the curriculum. International Journal of Educational Studies and Policy, 7(1), 61–84. https://doi.org/10.63612/ijesp.1776104

Putri, O. R., Zainuri, A., & Yasir, M. G. (2026). Konsep etika kepedulian dalam struktur Kurikulum Berbasis Cinta di MI Al-Islah Palembang. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(1), 126–133. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i01.12012

Rahmadani, S., & Ramli, A. A. (2025). Pengaruh beban administrasi pendidikan terhadap intensi mengajar guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Rengat. SIBLI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 8–16. https://stai-rgt.ac.id/ojs/index.php/JPS/article/view/8

Rianti, A., & Sujarwo, S. (2025). Factors influencing teachers' readiness in implementing the Independent Curriculum in Indonesia. Jurnal Pendidikan Indonesia, 14(2), 454–466. https://doi.org/10.23887/jpi-undiksha.v14i2.90256

Saputra, A., Solikhin, H. N., Balqis, L. H., & Sabarudin, S. (2026). Implementasi kebijakan kurikulum cinta dalam pendidikan agama Islam: Strategi pembentukan karakter religius-humanis di MTs Nurul Ummah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 182–192. https://journal.uniga.ac.id/index.php/JPAI/article/view/43594

Sari, W. P., Zainuri, A., & Annur, S. (2025). Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di SMA Islam az-Zahrah Palembang dalam perspektif filsafat dan sosiologi pendidikan Islam. Al-I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 12(3), 217–222. https://doi.org/10.30599/fqhs9z50

Selamet, A. P., Akbar, M. A., Zainuri, A., & Zahra, F. F. (2025). Konsep kearifan lokal Kurikulum Berbasis Cinta pada Madrasah Ibtidaiyah. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(6), 277–281. https://doi.org/10.62383/aliansi.v2i6.1393

Sofyan, M., Finefter-Rosenbluh, I., & Barnes, M. (2025). Unpacking the ethics of care and safe learning environments in Indonesian vocational higher education settings: A contested space of power and (teaching) effectiveness. Pedagogy, Culture & Society, 33(1), 49–68. https://doi.org/10.1080/14681366.2023.2187437

Tajik, O., Golzar, J., & Noor, S. (2024). Purposive sampling. International Journal of Education and Language Studies, 2(2), 1–9. https://doi.org/10.22034/ijels.2025.490681.1029

Downloads

Published

2026-10-15